Larangan Penggunaan Metode Serologi untuk Penegakan Diagnosis TB

Larangan Penggunaan Metode Serologi untuk Penegakan Diagnosis TB

Diagnosis TB Paru ditegakkan dengan pemeriksaan dahak SPS (sewaktu-pagi-sewaktu), ini merupakan kebijakan nasional karena cepat, relatif murah, cukup sensitif dan spesifik untuk TB paru, meskipun ‘gold standard’ adalah pemeriksaan biakan TB. Sedangkan untuk TB ekstra paru, diagnosis pasti ditegakkan dengan pemeriksaan klinis, bakteriologis dan atau histopatologi yang diambil dari jaringan tubuh yang terkena.

Dengan berkembangnya IPTEK saat ini telah banyak beredar bermacam uji serologi komersial, terutama banyak digunakan secara luas di sektor swasta. WHO tidak merekomendasikan penggunaan metode serologi untuk tujuan diagnosis TB paru dan ekstra paru karena hasil pemeriksaan yang tidak konsisten dan tidak tepat.

Maksud dan Tujuan

  1. Menjamin mutu hasil pemeriksaan laboratorium diagnostik TB sesuai kebijakan nasional.
  2. Mencegah kesalahan dalam penegakan diagnosis TB yang dapat mengakibatkan dampak secara sosial ekonomi dan epidemiologi.

Ruang Lingkup

Setiap fasilitas kesehatan milik pemerintah atau swasta yang memberikan pelayanan laboratorium TB UNTUK MENEGAKKAN DIAGNOSIS TIDAK DIPERKENANKAN MENGGUNAKAN METODE PEMERIKSAAN SEROLOGI.

Dasar

1. Undang-undang RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan

  • pasal 5 (2) : Setiap orang mempunyai hak dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau,
  • pasal 19 : Pemerintah bertanggung jawab atas ketersediaan segala bentuk upaya kesehatan yang bermutu, aman, efisien, dan terjangkau.

2. Kebijakan WHO tahun 2011:

3. Kepmenkes No. 364/Menkes/SK/V/2009 tentang Pedoman Penanggulangan Tuberkulosis (TB)

Penutup

Dengan terbitnya surat edaran ini, agar Kepala Dinas Kesehatan di Provinsi/ Kabupaten/ Kota, Ketua Asosiasi/ Organisasi Profesi untuk menyampaikan informasi hal diatas kepada seluruh jajarannya, yang terkait dengan program pengendalian TB di Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta Pada Tanggal: 19 Februari 2013 Akmal Taher Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan Indonesia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s