Anak Kurang Tidur Beresiko Obesitas

Sebuah studi yang dimuat dalam International Journal of Obesity menunjukkan bahwa anak-anak yang kurang tidur cenderung lebih mudah tergoda dengan makanan. Akibatnya, risiko kegemukan alias obesitas pun meningkat dan mungkin bisa bertahan hingga dewasa.

image

Penelitian itu menyebutkan bahwa anak berusia 5 tahun yang tidur malam kurang dari 11 jam lebih mudah tergoda makanan tak sehat, jika dibandingkan dengan anak-anak yang cukup tidur.

Selain itu, mereka yang tidur malam kurang dari 11 jam juga memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi, jika dibandingkan dengan anak-anak yang tidur malam minimal 11 jam. Seperti diketahui, The Centers for Disease Control and Prevention merekomendasikan anak-anak pada usia prasekolah sebaiknya memang tidur malam sekitar 11-12 jam.

Bukti-bukti sudah jelas didapat bahwa tak cuma orang dewasa, tapi anak-anak yang kurang tidur juga lebih berisiko untuk mengalami kegemukan.

Menurut McDonald, tentu saja hal ini tak boleh diabaikan oleh para orang tua. Sebab jika sejak kecil anak sudah terbiasa kurang tidur dan banyak makan makanan fast food, maka kebiasaan ini berpotensi akan dibawa hingga dewasa.

Selanjutnya, penyakit-penyakit terkait gaya hidup seperti gagal jantung, diabetes, dan kanker pun mengintai.

Sementara itu, Emerson Wickwire selaku peneliti dari University of Maryland School of Medicine menambahkan bahwa hasil studi ini menambahkan informasi dan bukti bahwa pola tidur juga merupakan faktor risiko untuk obesitas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s