Waspadai Pewangi Bisa Sebabkan Kanker Hidung dan Tenggorok

image

Pengharum ruangan atau lilin beraroma untuk menyegarkan rumah, kantor, atau mobil tanla ventilasi yang baik ternyata bisa berbahaya bagi manusja. Nahan kimia wangi-wangian ini berinteraksi dengan udara akan berubah menjadi formaldehid yang bisa beresiko terjadinua kanker pada manusia.

Penelitian yang dilakukan oleh National Centre for Atmospheric Science, Amerika Serikat, menunjukkan adanya potensi bahaya dari produk pengharum. Ketika pewangi bercampur dengan udara, ada senyawa lain yang tampaknya bisa terbentuk dan mencapai tingkat berbahaya terutama di ruangan tanpa ventilasi yang baik.

Senyawa pewangi limonene yang menjadi obyek penelitian. Limonene sering dipakai untuk memberikan aroma citrus dan ia sendiri sebetulnya tak berbahaya karena biasa dipakai juga dalam makanan. Ketika disemprotkan ke udara limonene tak akan lama mempertahankan bentuknya. Lewis menemukan dalam percobaan bahwa ketika bertemu dengan ozon maka limonene akan berubah menjadi senyawa kimia lain bernama formaldehyde.

Dalam studi sebelumnya, sejak tahun 1980 formaldehyde dikaitkan kuat berhubungan dengan kanker hidung dan tenggorokkan. Pada tahun 2011 formaldehyde bahkan kemudian resmi dimasukkan ke dalam daftar senyawa karsinogen (pemicu kanker). Untuk mengatasinya peneliti menganjurkan membiarkan jendela terbuka agar udara tersikulasi dengan baik atau memakai tanaman sebagai penyerap polusi alami. Tanaman seperti Hedera helix, geranium, dan lavender terutama bagus untuk menurunkan tingkat formaldehyde di udara.

Dalam penwlitiannyangbjuga dilakukan Nasional Aeronautics and Space Administration (NASA) dari Amerika Serikat terdapat lima tumbuhan yang bagus jadi pembersih udara karena bisa menghisap beberapa senyawa berbahaya di udara. Di anataranya adalah daun suji,

1. Daun Suji atau Daun Dracaena. Daun suji atau  dengan berbagai macam warna. Ia diketahui bisa menghisap polutan seperti benzene, formaldehyde, trichloroethylene, dan xylene. Dracaena bisa ditaruh di atas meja dan tak membutuhkan perawatan khusus, cukup sesekali disiram. Waspadai bila ada kucing atau anjing peliharaan di rumahnya karena daun tanaman beracun bagi hewan.

2. Pakis Boston. Tumbuhan pakis boston mudah ditemukan di wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia. Daunnya yang terlihat rimbun memiliki kemampuan luar biasa baik dalam menyerap polutan formaldehyde dan juga xylene. Pakis boston dibandingkan suji namun membutuhkan perawatan yang lebih karena ia perlu rutin disiram setiap hari dan diberi pupuk sekali dalam seminggu.

3. Anggrek Dendrobium. Selain keindahannya yang sudah lama dikenal karena warna yang menarik, anggrek ternyata juga punya kemampuan yang bagus menyaring xylene. Polutan ini banyak ditemukan pada residu cat serta lem dan pada paparan tinggi dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Anggrek baik ditaruh di dalam kamar tidur karena ia menghasilkan oksigen pada malam hari.

4. Lidah Mertua (sansevieria trifasciata). Tumbuhan hias lidah mertua juga menghasilkan oksigen pada malam hari sehingga ia bagus ditempatkan di kamar tidur. Lidah mertua bisa ditaruh pada pojok-pojok gelap untuk mempercantik ruangan. Polutan yang diserap oleh tanaman ini di antaranya benzene, formaldehyde, trichloroethylene dan xylene.

5. Sepatu Filum (Spatia Fillum). Bunga yang putih cantik dan mudah ditumbuhkan membuat tanaman sepatu filum salah satu tumbuhan yang cocok ditaruh di dalam rumah. Sepatu filum tak membutuhkan banyak paparan sinar matahari dan hanya perlu disiram secukupnya. Racun di udara yang baik diserap oleh sepatu filum di antaranya seperti ammonia, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene.

Sumber: NCAS

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s