Diabetes dan Obesitas Saat Kehamilan Lahirkan Anak Autis

imagePenelitian terkini menunjukkan bahwa ibu hamil dengan obesitas dan diabetes ternyata lebih berisiko mengalami anak autisme. Peneliti menemukan, anak-anak yang masuk dalam studi yang dilahirkan dari wanita dengan obesitas sebelum kehamilan hampir dua kali lebih mungkin didiagnosis dengan autisme pada usia 6 tahun, dibandingkan dengan anak-anak yang lahir dari ibu dengan berat badan normal sebelum kehamilan.

Bayi-bayi yang dilahirkan dari ibu dengan diabetes sebelum kehamilan, juga dua kali lebih mungkin didiagnosis dengan autisme pada usia 6 tahun, dibandingkan dengan anak-anak yang lahir dari ibu tanpa diabetes. Anak-anak yang lahir dari ibu dengan obesitas dan diabetes menunjukkan risiko terbesar. Anak-anak ini hampir empat kali lipat lebih mungkin didiagnosis dengan autisme pada usia 6 tahun, dibandingkan dengan anak-anak yang lahir dari ibu yang tidak memiliki obesitas dan diabetes.

Studi baru menyoroti potensi bahwa autisme dimulai sebelum kelahiran, di dalam rahim. Dalam studi tersebut, para peneliti mengamati tingkat autisme dan cacat intelektual pada sekitar 2.700 anak-anak.

Para peneliti juga melihat berat badan ibu pra kehamilan dan diperiksa apakah ibu menderita diabetes sebelum atau selama kehamilan. Para peneliti mengumpulkan data mereka dari catatan medis dan wawancara dengan para ibu. Dari semua anak-anak dalam penelitian ini, 102 anak didiagnosis autisme dan 137 anak didiagnosis cacat intelektual selama enam tahun masa penelitian.

Para peneliti juga menemukan bahwa anak-anak yang lahir drai ibu dengan obesitas dan diabetes juga memiliki peningkatan risiko cacat intelektual, dibandingkan dengan bayi yang lahir dari ibu tanpa obesitas dan diabetes.

Peneliti mengungkapkan bahwa mekanisme yang menghubungkan ibu obesitas dan diabetes dengan risiko anak autis masih belum jelas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa obesitas dan diabetes dapat mengganggu fungsi sistem kekebalan tubuh ibu dan selanjutnya dapat berpengaruh memberi kontribusi pada perkembangan autisme pada anak, ungkap para peneliti.

Hasil penelitian menunjukkan, bahwa obesitas dan diabetes keduanya juga dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh ibu hamil, sehingga dapat berdampak pada perkembangan janin, termasuk jaringan otak yang berperan pada munculnya autisme pada anak.

Mekanisme lain yang mungkin terjadi, berhubungan dengan folat, ada bukti yang muncul bahwa suplemen folat merupakan faktor protektif untuk autisme. Penelitian telah menunjukkan bahwa obesitas dapat mengganggu penyerapan folat. Karena itu, jika seorang wanita kelebihan berat badan, tubuhnya jauh lebih sulit mengolah bahan kimia, sehingga dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko autisme pada janin.

Sumber: dailymail

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s