Gejala Infeksi Saluran Kencing Pada Bayi dan anak

Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah suatu keadaan dimana didapatkan adanya bakteria di dalam urine dalam jumlah tertentu. ISK pada anak sering ditemukan, merupakan penyebab kedua morbiditas penyakit infeksi pada anak sesudah infeksi saluran nafas. Infeksi yang berulang sering terjadi pada penderita yang rentan, sehingga perlu pengenalan dini dan pengobatan yang adekuat untuk mempertahankan fungsi ginjal dan mencegah kerusakan lebih lanjut
ISK kadangkadang tanpa gejala klinis, bisa juga dirasakan mengganggu atau dapat membawa kematian, yaitu apabila berkembang menjadi sepsis atau bila terjadi kerusakan parenkim ginjal yang mengakibatkan insufisiensi ginjal progresif. Terutama pada bayi dan anak, ISK sering terjadi, namun diagnosisnya tidak mudah ditegakkan, karena gejala klinis yang tidak jelas serta perhatian dokter tidak tertuju pada saluran kemih .
Gejala Infeksi Saluran Kencing Pada Bayi dan Anak
  • Gejala-gejala infeksi saluran kemih bawah yaitu seperti ingin kencing dan air kemih berbau, hanya dapat diketahui melalui observasi dan anamnesis yang teliti
  • Pendapat ini mengatakan gambaran klinik tergantung pada apa yang sedang berlangsung yaitu : sub akut, kronik, umur pasien, malformasi kongenital, faktor etiologi dan diperberat oleh gangguan produksi oleh makanan dan obat-obatan
  • Gejala klinis pada anak sekolah adalah klasik dari infeksi saluran kemih, termasuk aneuresis, penambahan frekuensi urin, disuria, nyeri panggul
  • Pada umur 0-2 tahun gejala klinisnya adalah, gengguan pertumbuhan, anoreksia, muntah dan diare, kejang, koma, panas atau hipotermi tanpa diketahuimengatakan pada anak umur 2-6 tahun peradangan saluran kemih menyebabkan sakit yang mendadak dan disertai panas.
  • Kadang-kadang pada anak dengan infeksi saluran kemih bakterial datang dengan perdarahan cystitis
  • Gejala pada anak berupa : demam, nyeri panggul, nyeri perut hebat, polymorphonuclear, leucocytosis, kenaikan kecepatan enap darah, kenaikan c-reaktif protein biasanya pyelonefritis. Anak dengan cystitis gejalanya berupa : kenaikan frekuensi berkemih, disuria, kencing yang membakar, kencing berbau menusuk, aneuresis berulang. Harus dicatat bahwa anak-anak dengan tanda klasik dan tanda cystitis berat sering tidak menderita infeksi saluran kemih tetapi iritasi urethral disebabkan beberapa kasus : mandi dengan busa, feminine hygiene sprays, vaginitis, cacing kremi, masturbasi

image

image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s