4 Cara Terbaik Menghitung Usia Kehamilan

image

4 Cara Terbaik Menghitung Usia Kehamilan

1. Mempergunakan Rumus Neagle. Rumus Neagle menggunakan usia kehamilan yang berlangsung selama 288 hari. Perkiraan kelahiran dihitung dengan menentukan hari pertama haid  terakhir yang kemudian ditambah 288 hari (Manuaba, 2010 : 100). sehingga perkiraan kelahiran dapat ditetapkan. Rumus Neagle dapat dihitung dari haid pertama ditambah 7 dan bulannya ditambah 9.

Contoh : Hari pertama tanggal 15 Januari 1993, maka perhitungan perkiraan kelahiran adalah 15 + 7 = 22,1 + 9 = 10, sehingga dugaan persalinan tanggal 22 oktober 1993 Manuaba (1998, 120), rumus neagle yang digunakan juga dapat dikethaui dengan menggunakan : hari + 7, bulan – 3, dan tahun +1

Contoh : HPHT : 4 – 05 – 2009 taksiran persalinan : 4 + 7, 05 – 3, 2009 + 1
Tp : 11 – 02 – 2010 (Hanifa, 2005 : 155)

2.Gerakan janin. Pada kehamilan pertama, gerakan janin mulai terasa sesudah usia kehamilan 18-20 minggu, pada kehamilan kedua dan seterusnya gerakan janin sudah terasa pada usia kehamilan 16-18 minggu. Memasuki trimester ketiga usia kehamilan gerakan janin akan semakin kuat dan sering. Namun tak jarang janin justru kurang aktif gerak. Perkiraan ini dilakukan bila ibu lupa hari pertama haid terakhir.

3.Tinggi puncak rahim. Untuk mengikuti pertumbuhan anak dengan cara mengikuti pertumbuhan rahim, maka sekarang sering ukuran rahim ditentukan dengan centimeter. Yang diukur adalah tinggi fundus uteri. Hubungan antara tinggi fundus uteri dan tuanya kehamilan kira-kira sebagai berikut  :
Tinggi fundus uteri dalam centimeter

= Tuanya kehamilan dalam bulan
3,5 centimeter

Selain itu menghitung usia kehamilan dapat digunakan juga tinggi fundus uteri dalam satuan centimeter yaitu :

* Usia kehamilan 20 minggu, tinggi fundus uteri 20 cm (±  2 cm).
* Usia kehamilan 22-27 minggu, tinggi fundus uteri, usia kehamilan dalam minggu = cm (±  2 cm).
* Usia kehamilan 28 minggu, tinggi fudus uteri 28 cm (±  2 cm).
* Usia kehamilan 29 – 35 minggu, tinggi fundus uteri, usia kehamilan dalam minggu = cm (±  2 cm).
* Usia kehamilan 36 minggu, tinggi fundus uteri 36 cm (±  2 cm) (Saifuddin, 2008).

4. Penentuan usia kehamilan dengan ultrasonografi.

Bila ragu-ragu dapat berkonsultasi untuk menetapkan perkiraan persalinan. Dengan menentukan usia kehamilan melalui ultrasonografi, dapat diketahui :
* Diameter kantong gestasi.
* Jarak kepala – bokong.
* Jarak tulang biparetal.
* Lingkaran perut.
* Panjang tulang femur.

Metode ini memerlukan pengetahuan teoritis dan keterampilan khusus .
Waktu untuk pemeriksaan USG  pada trimester II pada usia kehamilan 18-22 minggu. Pada usia kehamilan ini sangat baik untuk dilakukan pemeriksaan USG karena perbandingan yang ideal antara ukuran janin dan jumlah cairan amnion memberikan gambaran pemeriksaan yang lebih jelas.
Pada usia kehamilan ini dapat diukur biometri (ukuran) janin, sehingga dapat diketahui pertumbuhan janin sesuai atau tidak dengan usia kehamilan ibu. Dapat diketahui juga taksiran berat janin, jumlah cairan amnion, profil wajah, anggota gerak dan jenis kehamilan janin. Tak kalah penting dalam pemeriksaan adalah juga mengetahui ada/tidaknya kelainan congenital pada janin seperti adanya down syndrome (trisomi 18,21).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s