Kenali 4 Perubahan Organ Tubuh Saat Kehamilan

image

Perubahan Fisiologis 4 Organ Tubuh Saat Wanita Hamil

1. Uterus (kandungan). Ukuran : volume total isi uterus saat aterm rata-rata sekitar 5 liter, tetapi dapat mencapai 20 liter atau lebih, sehingga pada akhir kehamilan kapasitas uterus telah mencapai 500 sampai 1000 kali lebih besar daripada saat tidak hamil. Bentuk dan konsistensi : Pada bulan-bulan pertama kehamilan, bentuk rahim seperti alpukat, pada kehamilan 4 bulan berbentuk bulat, dan akhir kehamilan seperti bujur telur. Rahim yang tidak hamil kira-kira sebesar telur ayam, pada kehamilan 2 bulan sebesar telur bebek, dan kehamilan 3 bulan sebesar telur angsa. Pada minggu pertama, istmus rahim mengadakan hipertropi dan bertambah panjang, sehingga bila diraba terasa lebih lunak disebut tanda hegar. Pada kehamilan 5 bulan, rahim teraba seperti berisi ketuban, dinding rahim terasa tipis, karena itu bagian­bagian janin dapat diraba melalui dinding perut dan dinding rahim. (Mochtar, 1998)

2.Vagina (Liang Senggama. Vagina dan vulva mengalami peningkatan pembuluh darah karena pengaruh estrogen sehingga tampak makin merah dan kebiru-biruan (tanda Chadwicks).

3 Ovarium atau Indung Telur. Dengan terjadinya kehamilan, indung telur yang mengandung Korpus Luteum Gravidarum akan meneruskan fungsinya sampai terbentuknya plasenta yang sempurna pada umur kehamilan 16 minggu.

3. Payudara. Payudara mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai persiapan memberikan ASI pada saat laktasi yang dipengaruhi oleh hormon estrogen, progesteron, somatomammotropin, yaitu fungsinya untuk :

Hormon estrogen berfungsi :
–     Menimbulkan hypertropy sistem saluran payudara.
–     Menimbulkan penimbunan lemak dan air serta garam sehingga payudara tampak makin membesar.
–     Tekanan serta syaraf akibat penimbunan lemak, air dan garam menyebabkan rasa sakit pada payudara.

Hormon progesteron berfungsi :
–     Mempersiapkan asinus sehingga dapat berfungsi.
–     Menambah jumlah sel asinus.
Hormon somatomammotropin berfungsi :
–     Mempengaruhi sel asinus untuk membuat kasein laktalbumin dan laktoglobulin.
–     Penimbunan lemak sekitar alveolus payudara.
–     Merangsang pengeluaran colostrum pada kehamilan.

4. Sirkulasi Darah Ibu. Peredaran darah ibu dipengaruh oleh beberapa faktor, antara lain :

Meningkatkan kebutuhan sirkulasi darah sehingga dapat memenuhi kebutuhan perkembangan dan pertumbuhan janin dalam rahim.Terjadi hubungan langsung antara arteri dan vena pada sirkulasi retroplasenter.Pengaruh homan estrogen dan progesteron semakin meningkat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s